Selain dikenal karena kandungan nutrisinya, dandelion juga
sering dimanfaatkan untuk mendukung sistem pencernaan. Akar dandelion yang
diseduh sebagai teh dipercaya membantu meredakan sembelit, perut kembung, dan
rasa penuh.
Sifat laksatif ringan pada akar dandelion membantu menjaga
keteraturan buang air besar tanpa memberikan efek yang terlalu keras bagi
tubuh.
Dandelion juga kerap digunakan untuk membantu mengontrol
tekanan darah. Kandungan kalium yang tinggi, dikombinasikan dengan efek
diuretik alaminya, dianggap berperan dalam membantu menjaga keseimbangan cairan
tubuh.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa konsumsi teh dandelion
dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Meski demikian, manfaat ini masih
perlu didukung oleh penelitian klinis yang lebih luas.
Dalam dunia perawatan kulit tradisional, dandelion digunakan
untuk membantu mengatasi masalah seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Sifat
antioksidan dan antiinflamasi alaminya dipercaya berperan dalam menjaga
kesehatan kulit.
Kandungan vitamin B kompleks dalam akar dandelion juga
dikaitkan dengan kestabilan suasana hati. Tanaman ini kerap digunakan sebagai
pendukung alami untuk membantu meredakan stres dan gejala depresi ringan.
Dandelion juga dianggap bermanfaat bagi perempuan yang
memasuki masa menopause. Dalam pengobatan tradisional, tanaman ini digunakan
untuk membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan hormon.
Selain itu, teh dandelion sering dikaitkan dengan upaya
pengendalian berat badan. Efek diuretiknya membantu mengurangi penumpukan
cairan, meskipun tetap perlu diimbangi dengan pola makan sehat.
Meski relatif aman, dandelion tetap memiliki potensi efek
samping. Reaksi alergi dapat terjadi pada sebagian orang, terutama yang
sensitif terhadap tanaman sejenis.
Penggunaan dandelion sebaiknya dihindari oleh individu yang
sedang mengonsumsi obat tertentu, seperti lithium, obat diuretik, obat penurun
tekanan darah, atau obat penurun gula darah. Ibu hamil dan menyusui juga
disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.






0 comments:
Posting Komentar